Operator Bitwise Dalam Pemrograman Mikrokontroler

Ewesoft

Operator Bitwise Dalam Pemrograman Mikrokontroler

Operator Bitwise Dalam Pemrograman Mikrokontroler – Jika Anda akrab dengan Mikrokontroler, maka Anda mungkin mengetahui Operator Bitwise dalam Pemrograman Mikrokontroler. Dalam Mikrokontroler 8-bit seperti 8051 misalnya, sekelompok 8 pin digabungkan untuk membentuk Port. Alasan pengelompokan pin ke dalam port adalah untuk memudahkan pemrograman karena Anda dapat memanipulasi 8 pin saat bekerja pada level Port.

Tetapi bagaimana jika Anda ingin mengontrol pin individual dari sebuah Port. Maka Anda harus menggunakan Operator Bitwise dalam Pemrograman Mikrokontroler. Dengan menggunakan enam operator bitwise, Anda dapat melakukan beberapa manipulasi bit penting seperti Mengatur Sedikit, Menghapus Sedikit, Mengalihkan Sedikit, Menguji Sedikit, Mengekstraksi Sedikit, dan Memantau Sedikit. http://www.realworldevaluation.org/

Dasar-dasar Operator Bitwise

Sekarang, mari kita mulai dengan beberapa dasar Operator Bitwise. Seperti namanya, operator bitwise digunakan untuk memanipulasi data pada level bit. Operator bitwise dapat digunakan dengan bilangan bulat dan tidak dapat diterapkan ke tipe data lain seperti float atau double (well, setidaknya tidak secara langsung). http://www.realworldevaluation.org/

Bilangan bulat desimal dikonversi ke biner yaitu urutan 1 dan 0 dan operator bitwise bekerja pada data ini sedikit demi sedikit mulai dari LSB (bit paling signifikan di paling kanan) dan bekerja menuju MSB (bit paling signifikan di paling kiri).

Berbagai jenis Operator Bitwise

Pada dasarnya, ada enam jenis Operator Bitwise. Mereka:

– Bitwise ATAU – Dilambangkan dengan ‘|’

– Bitwise DAN – Dilambangkan dengan ‘&’

– Bitwise XOR – Dilambangkan dengan ‘^’

– Bitwise NOT – Dilambangkan dengan ‘~’

– Bitwise Right Shift – Dilambangkan dengan ‘>>’

– Pergeseran Kiri Bitwise – Dilambangkan dengan ‘<<‘

Sedikit demi sedikit ATAU – ‘|’

Bitwise OR dilambangkan dengan simbol ‘|’. Hasil dari Bitwise OR adalah ‘1’ ketika setiap bit ORed dengan 1 dan hasil bitwise OR sama dengan bit ketika ORed dengan 0. Pertimbangkan dua angka 4-bit A = 1100 dan B = 1001.

Sedikit demi sedikit DAN – ‘&’

Bitwise AND dilambangkan dengan simbol ‘&’. Hasil dari Bitwise AND adalah ‘1’ hanya jika kedua operan adalah 1. Jika tidak, hasil bitwise AND adalah 0. Pertimbangkan dua angka 4-bit yang sama seperti pada contoh sebelumnya yaitu A = 1100 dan B = 1001.

Bitwise XOR – ‘^’

Bitwise XOR adalah kependekan dari Exclusive OR dan dilambangkan dengan simbol ‘^’. Bitwise XOR adalah operator penting dalam Pemrograman Mikrokontroler.

Ketika suatu bit di XOR dengan 0, maka hasilnya sama dengan bit itu sendiri yaitu jika 0 di XOR dengan 0 maka hasilnya adalah 0 dan jika 1 di XOR dengan 0, maka hasilnya adalah 1.

Ketika bit di XOR dengan 1, maka hasilnya di toggle yaitu jika 0 di XOR dengan 1 maka hasilnya adalah 1 dan jika 1 di XOR dengan 1 maka hasilnya adalah 0.

Pertimbangkan dua angka 4-bit yang sama seperti pada contoh sebelumnya yaitu A = 1100 dan B = 1001.

Bitwise NOT – ‘~’

Bitwise NOT dilambangkan dengan simbol ‘~’ dan merupakan satu-satunya Operator Bitwise Unary dalam kelompok yaitu hanya membutuhkan satu operan (sementara semua Operator Bitwise lainnya membutuhkan dua operan).

Operator Bitwise NOT juga disebut sebagai Negasi atau Pelengkap. Karena ini adalah Operator Unary, Bitwise NOT dari 0 adalah 1 dan Bitwise NOT dari 1 adalah 0.

Sekarang, pertimbangkan angka 4-bit A = 1011.

Operator Pergeseran Bitwise (Shift left ‘<<‘ dan Shift right’>>’)

Akhirnya, ada dua operator shift yaitu Shift Kiri dan Shift Kanan dan masing-masing diwakili oleh ‘<<‘ dan ‘>>’. Pertama mari kita pahami operator shift kiri. Operasi shift kiri direpresentasikan sebagai berikut:

Operan << n

Artinya adalah menggeser bit ‘Operand’ ke kiri dengan jumlah posisi yang ditentukan oleh ‘n’. Bit paling kiri ‘n’ akan dibuang dan ‘n’ jumlah nol akan ditambahkan di sebelah kanan. Sebagai contoh, perhatikan contoh berikut.

11101100 << 2 akan menghasilkan 10110000

Demikian pula, operasi pergeseran ke kanan direpresentasikan sebagai berikut:

Operan >> n

Perhatikan contoh pergeseran kanan berikut.

10010111 >> 4 akan menghasilkan 00001001